pernahkah kamu merasakan sakitnya ditampar seseorang?? bila pernah kau akan tahu apa yang aku alami saat ini..tapi yang aku alami saat ini bukan karena aku ditampar oleh seseorang, namun karena aku telah tertampar oleh Firman Tuhan yang aku dapatkan malam ini. mungkin saja, bila malam ini aku tak menuruti kata mamaku untuk ikut ambil bagian dalam perseutuan malam ini aku tak akan pernah tersadar apa yang aku lakukan selama ini sudah berkenan kepada Tuhan atau belum. Firman Tuhan malam ini sangat mengena kepadaku, dan mungkin juga akan mengena kepada setiap orang yang merasakan hal yang sama denganku.
Firman Tuhan malam ini yang terambil dari Efesus 3: 15-21 yang berisi tentang doa paulus tersebut mengajarkan ku banyak hal. satu diantaranya, apakah aku sudah memulai dengan penuh kerendahan hati mendoakan keluargaku, teman-temanku, sahabat-sahabatku, senior-seniorku, adik-adik kelasku, guru-guruku, dosen-dosenku, pendeta dan seluruh majelis, jemaat-jemaat di gerejaku, gerejaku, pemerintah dan bahkan bangsa ini. ataukah aku mendoakan semuanya itu dengan penuh keangkuhan dan kebanggaan diri bahwa aku masih mengingat mereka. pertama kalinya aku tertampar dimalam ini. bagaimana denganmu?
Kedua, apakah aku sudah berdoa dengan sungguh-sungguh? kalimat ini sempat membuat aku tertawa dan berkata, "ya pastilah dengan sungguh-sungguh, masa berdoa main-main? hahaha". dan sekali lagi aku tertampar mendengar jawaban dari pendetaku, "sungguh-sungguh itu bukan dilihat dari bagaimana cara kamu berdoa, tetapi dilihat dari bagaimana doamu. doa yang sungguh-sungguh tak pernah mengandung ancaman, paksaan, dan lain sebagainya yang sama dengan kata-kata itu. sungguh-sungguh berarti saat dalam doamu, kau menyerahkan seluruhnya kepada Dia yang empunya kehidupan". sungguh, kali ini aku sungguh-sungguh tertampar. bagaimana denganmu?
Ketiga, apakah aku mengerti dari kata amin yang aku ucapkan. atau aku hanya menggunakan kata itu karena biasa menggunakannya untuk mengakhiri doa-doa yang aku ucapkan. sekali lagi aku tertampar, kata amin itu berarti terjadii demikian. kata itu merupakan pertanda iman kita. kita meyakini dan mengimani doa kita tersebut bisa terjadi. bagaimana denganmu?
lalu aku mencoba untuk berpikir, dan secara tak kebetulan (karena aku yakin Tuhan yang membukakannya untukku) aku membaca di Efesus juga tepat pada pasal 4 tentang manusia baru, sekali lagi aku tertampar. mengapa tertampar? mungkin itu yang ada di benak kalian saat ini. aku tertampar karena aku masih belum meninggalkan manusia lamaku seutuhnya. mungkin aku sudah menerima Yesus, mungkin aku sudah mengakui Dia sebagai Juruselamatku, dan mungkin aku terlihat sudah menjalankan apa yang ada di dalam alkitab. namun apa yang aku dapati, aku belum benar-benar menjadi manusia baru, manusia yang benar-benar memiliki karakter Kristus Yesus di dalam diriku. aku masih lebih sering mementingkan diriku sendiri, aku juga terkadang masih melawan kedua orangtuaku, dan satu lagi dosa yang paling susah hilang dari diri manusia adalah bohong. terkadang aku masih belum bisa menerapkan karakter Kristus secara utuh.
Namun, selain tamparan Tuhan juga memberikan aku kasih-Nya. Dia mengingatkan aku bahwa aku masih bisa bertobat, dan aku masih bisa memperbaiki setiap kesalahan dan pelanggaranku. kalau sudah seperti ini aku akan menangis dan berkata "Tuhan ampunilah aku atas semua dosa yang telah aku lakukan, aku tahu aku tak layak untuk menyentuh hadirat-Mu. namun aku juga tahu Kau memiliki kasih karunia yang begitu melimpah, aku yakin Kau mau memaafkan aku untuk semuanya. terimakasih ya Tuhan. Amin".
so, if you want to try change your character with Jesus characters, I trust you can do it. God bless you :)
apapun yang kita jalanin semuanya harus maksimal . jangan pernah setengah-setengah dalam mengerjakan sesuatu . karena Bapa di surga tak pernah menyukai orang yg setengah-setengah . Bapa yang di surga menciptakan kita serupa dan segambar dengan Dia . jd jangan pernah mengecewakan Dia .
My Blog
Hai Guys.. welcome to my blog.. (^__^)
Kamis, 21 Juli 2011
Satuu Lagii !!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar