My Blog

Hai Guys.. welcome to my blog.. (^__^)

Kamis, 21 Juli 2011

PEMBERESAAANNN


Ibrani 4 : 12-13
"12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." 
"13 Dan tidak ada satu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab."

Denger kata ini "PEMBERESAN" mungkin akan membuat sebagian dari anda-anda bingung dan bertanya-tanya, tapi aku yakin dengan membaca tulisan ini akan membuat kalian mengerti sedikit demi sedikit arti kata "PEMBERESAN" disini. Malam ini aku sangat bersyukur tetapi juga malu, mengapa?? karena pada malam ini Tuhan sekali lagi dengan sabar terus mengingatkan aku untuk melakukan "PEMBERESAN". Aku yang mungkin orang melihat hidupnya tenang-tenang saja (red. ceria) sebenarnya memiliki "AKAR KEPAHITAN" dengan seseorang. Sejak ia menyakiti hatiku, susah sekali rasanya hati ini untuk memaafkan dia. Setiap melihat dia rasanya ingin menjauh, dan setiap hanya mendengar namanya rasanya ingin menutup telinga dengan headphone dan memutar lagu sekencang-kencangnya. Namun, sebenarnya saat itu Tuhan sudah mengingatkan aku untuk menyelesaikannya dan memaafkan dia. Tapi sebagai seorang yang merasa memiliki hak untuk marah aku melakukan pembelaan diri dihadapan Tuhan dalam arti kata aku tidak mau taat akan maunya Tuhan.. Tetapi karena saat itu Tuhan menegurku dengan sangat keras, aku mencoba melunak dan berkata aku memaafkan dia. Namun dalam kenyataannya aku tak pernah benar-benar memaafkan dia. Aku tahu sebenarnya aku sudah membohongi diri dan terutama membohongi Tuhan. Dan itu terus berlangsung sampai dua bulan yang lalu.. Lagi-lagi aku mendapat tegoran yang cukup keras dari Tuhan melalui sahabatku. Dia mengingatkan aku untuk melakukan "PEMBERESAN" itu. Tapi, lagi dan lagi aku hanya memaafkan dia di bibir saja... Aku tak benar-benar melakukan "PEMBERESAN" itu. Hingga akhirnya, pada malam ini aku mendapatkan perenungan yang sekaligus aku rasakan sebagai tegoran paling keras dari Tuhan melalui Firman Tuhan yang aku dapet di PR malam ini (ternyata gak percuma ya dateng PR malam ini). Aku kembali dapat perintah untuk melakukan "PEMBERESAN" itu. Dan kali ini, bahkan si Babeh kita tercinta kita itu melalui Firman-Nya mengatakan bahwa bila kita tidak taat maka nasib kita mungkin akan seperti Saul, membuat Tuhan menyesal megurapi Saul sebagai raja (dalam hal ini mungkin Tuhan akan menyesal telah menciptakan kita). Coba kita bayangkan bersama-sama bila itu terjadi dalam hidup kita, mengerikan bukan?? Yups, sangat mengerikan. Hanya karena kita tidak melakukan "PEMBERESAN" itu dan mengeraskan hati Tuhan akan berpaling dari kita. Karena seperti kita ketahui bersama (bagi yang pernah denger atau bahkan baca FT ini) bahwa FT memiliki manfaat, yaitu untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan serta mendidik orang dalam kebenaran,maka malam ini keempat hal itu terjadi dalam hidupku. Untuk bisa dapet damai sejahtera serta keselamatan, kita harus mengikuti maunya Tuhan. Dan dalam hal ini yang harus aku lakukan adalah "PEMBERESAN" akan akar kepahitan itu. Karena seperti yang aku tangkep tadi bahwa saat ini Tuhan sedang mengajak kita berperang (bukan perang kaya yang dilakukan power rangers ya), tapi perang melawan hawa nafsu dan kedagingan. Dan untuk perang itu, Ia juga telah mempersiapkan kita dengan berikatpinggangkan kebenaran, berbajuzirahkan keadilan, berkasutkan kerelaan, ditambah perisai iman, ketopong keselamatan dan pedang Roh (Firman Tuhan). Jadi bila dikaitkan dengan kehidupanku, kini, malam ini aku berjanji kepada diriku sendiri dan tentunya kepada Tuhan Yesus bahwa aku akan benar-benar melakukan "PEMBERESAN" itu. Bukan hanya kata-kata semata, namun benar-benar dilakukan sebagai bentuk ketaatan akan maunya Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar