My Blog

Hai Guys.. welcome to my blog.. (^__^)

Minggu, 10 April 2011

asal usul Do Re Mi Fa Sol La Ti (by Raisa Nancy Ardani Lolong)

Seperti yang sudah pernah ditulis dalam catatan sebelum2nya;

Sedikit tentang sejarah atau asal muasal DO RE MI (Solmisasi/tangga nada)


Do Re Mi Fa Sol La Si Do atau Tangga nada solmisasi yang diakui secara internasional dan digunakan di seluruh orang di dunia ini dinyatakan diciptakan oleh Guido Arezzo. Ia adalah seorang pemusik Italia dalam program British Channel 4.
Ada lagi pendapat yang berbeda bahwa solmisasi tersebut merupakan himne St. John dan Guido Arezzo (995-1050) adalah orang yang pertama kali menggunakannya. Namun, setelah dilakukan penelitian, ternyata tangga nada pertama kali ditemukan oleh ilmuwan muslim.

Solmisasi itu awalnya berupa notasi dalam abjad Arab yang terdiri dari Mi Fa Shad La Sin Dal Ra. Notasi ini dituliskan ke dalam bahasa Latin menjadi Mi Fa Sol La Ti Ut Re dan dikenal sebagai himne St. John. Penggunaan tulisan ini selanjutnya, pertama kali digunakan oleh Guido Arezzo sehingga terkenal menjadi notasi Guido’s Hand.
Lama-lama, notasi ini berkembang menjadi notasi musik yang digunakan hingga saat ini, yaitu Mi Fa Sol La Si Do Re.

Guido Aretinius dari Arezzo (lebih sering ditulis Guido Arezzo), seorang guru musik dari Italia membuat terobosan dalam mengajarkan ilmu seni musik kepada murid-muridnya. Saat itu belum lagi dikenal notasi angka. Sekitar tahun 1050 dengan resmi ia memperkenalkan metode untuk menghafal tangga nada, yaitu jenjang not ke not berikutnya yang ditulis dalam syair "Johannes Hymne" yang aslinya tercipta dalam notasi balok.

Berikut syair lagu tersebut:

JOHANES HYMNE

1. Ut-ove ant laxis
agar dengan lapang dada

2.Re-Sanare fibris
kami dapat bernyanyi

3.Mi-ra gestorum
pengikutmu

4.Fa-mulituorum
basmilah dosa

5.Sol-ve polluti
yang menodai bibir kamu

6.La-bi reatuna
agar bersuara baik

7.Sancto yohanes
yohanes yang suci 


Setiap awal suku kata syair lagu diambil menjadi simbol tangga nada, sehingga tangga nada menjadi:

Ut-Re-Mi-Fa-Sol-La-San

Nada pertama yang berbunyi "Ut" dirubah menjadi "Do" kependekan dari Dominus yang berarti Tuhan yang awal. Perkembangan selanjutnya Nada "San" menjadi "Ti" kemudianmenjadi "Si" hingga sekarang. Adapun nada "Sol" kadang diucapkan tetap tanpa perubahan, kadang juga diucapkan dengan nada "So", tergantung dialek masing-masing.

Syair itu sendiri menjadi sebuah doa bagi para pelantun lagu kebaktian saat itu.

Lagu "Joyful Joyful" ato kita kenal " Kami puji dengan riang-KJ 3"



"Mana2 jo tu depe asal...., memang so jago so klo so bole dapa Do Re Mi? "(klo org manado bilang)

Niwei, thank U Lord..., Sang pencipta Seni.
Semua lagu tercipta karena Do re mi fa sol la si.

Trima kasih lagi....saya bisa bernyanyi! yipiiiii :P

1 komentar: